Sound Design Pada Film Pendek Dengan Adobe Audition

Setelah proses offline editing, kita akan memasuki tahap online editing. Sound design merupakan salah satu proses untuk mengatur dan memberi efek pada suara. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan pada tahap sound design:

1. Migrasikan Rekaman Dari Software Offline Editing

01 - Screenshot Export File XML di Final Cut Pro

Screenshot Export File XML di Final Cut Pro

Migrasi dilakukan dengan cara mengeksport timeline dari software non-linear editing seperti Final cut Pro atau Premiere Pro ke software sound design seperti Adobe Audition.

02 - Screenshot Import File XML di Adobe Audition

Screenshot Import File XML di Adobe Audition

Setelah itu, kita bisa import file xml tersebut ke Adobe Audition.

2. Menghilangkan Suara Noise Dengan Noise Reduction

Screenshot Noise Reduction di Adobe Audition

Tahap pertama yang dilakukan di Adobe Audition yaitu menghilangkan noise dan suara yang tidak diinginkan dengan Noise Reduction dan Healing Brush Tool.

Screenshot Block Pada Area Suara Rekaman Noise di Adobe Audition

Noise reduction bisa dilakukan dengan cara melakukan block pada area suara rekaman yang memiliki noise.

Screenshot Menubar Noise Reduction di Adobe Audition

Lalu menambahkan efek noise reduction dengan cara memilih menu Noise Reduction yang bisa ditemukan pada tab favorite maupun di tab effect.

Screenshot Menu Pada Efek Noise Reduction di Adobe Audition

Setelah itu, kita bisa mngatur suara noise yang ingin kita kurangi. Namun perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak untuk mengurasi suara noise agar tidak terjadi suara aneh seperti alien pada rekaman suara. Contoh perbandingan hasil suara rekaman bisa kita dengarkan pada file yang ada dibawah ya:

Download [File Tanpa Noise Reduction]

Download [File Suara Noise Reduction]

3. Menghilangkan Suara Menggangu Dengan Healing Brush Tools

Screenshot Spectral Frequency Display di Adobe Audition

Setelah itu, kita juga dapat menghilangkan suara yang tidak diinginkan dengan cara menekan menu “Show Spectral Frequency Display”, lalu mengeblock area suara – suara yang menggangu.

Screenshot Menubar Autoheal di Adobe Audition

Setelah diblock, kita bisa menghilangkan suara dengan menggunakan auto heal dengan cara menakan tab favorite, lalu memilih “Auto Heal”. Selain itu, kita juga bisa mengurangi intensitas suara dengan cara ngatur volume suara pada area suara tersebut. Kita juga bisa menambahkan efek lainnya untuk menghilangkan suara – suara pada Spectral Frequency Display.

4. Menambahkan Efek Suara - Equalizer

Screenshot Efek Suara Equalizer Pada Adobe Audition

Setelah kita mengurangi noise dan menghilangkan suara yang menggangu, kita dapat menambahkan berbagai efek suara dan memasuki tahap mixing. 

Screenshot Menu Efek Equalizer Pada Adobe Audition

Ditahap mixing ini, kita perlu menambahkan efek equalizer atau EQ pada rekaman suara dengan cara memilih efek EQ yang ada di tab effects pada Adobe Audition.

Screenshot Preset Efek Equalizer Pada Adobe Audition

Lalu kita bisa memilih preset atau mengatur equalizer secara langsung. Aku biasanya menggunakan preset low-enhancer dan melakukan pengaturan agar suara dapat terdengar dengan jelas pada tekanan frekuensi tertentu.

5. Menambahkan Efek Suara - Dynamic Processing

Screenshot Dynamic Processing Pada Adobe Audition

Kita juga dapat menambahkan efek suara Dynamic Processing yang berguna untuk mengatur tone suara yang kita inginkan. Efek Dynamic Processing dapat ditemukan pada tab effects.

Screenshot Menu Efek Dynamic Processing Pada Adobe Audition

Ada beberapa preset yang dapat kita gunakan untuk mengatur suara agar lebih jernih seperti smooth vocal dan de-esser yang dapat menghilangkan suara hish yang kadang terdengar dan menggangu. Selain itu, kita juga perlu melakukan pengaturan sesuai dengan jenis suara rekaman yang telah kita ambil.

6. Menambahkan Efek Suara - Reverb

Screenshot Menubar Reverb Pada Adobe Audition

Kita juga bisa menambahkan atau menghilangkan suara gema dengan cara memilih efek Reverb pada tab efek yang ada di Adobe Audition. Efek suara reverb ini dapat membantu memberikan suara gema yang sesuai dengan suasana adegan pada video apabila kita melakukan perekaman ditempat yang tidak bergema. Kita juga dapat menghilangkan suara gema dengan menggunakan efek De-Reverbation dengan menggunakan plug-ins tertentu.

7. Mastering

Screenshot Multitrack di Adobe Audition

Setelah melakukan mixing dan menambahkan efek suara, kita juga dapat melakukan proses mastering. Proses mastering pada sound design merupakan tahap dimana kita menambahkan efek suara tertentu dan mengatur volume suara pada tiap – tiap track yang ada pada timeline di software sound design.

Screenshot Effects Rack Pada Tab Mixer di Adobe Audition

Kita juga bisa menggunakan fitur mixer yang ada di Adobe Audition untuk menambahkan efek dengan cara menekan tombol rack effects pada track suara mastering.

Screenshot Menubar Mutli-Band Compressor di Adobe Audition

Aku menggunakan multi-band compressor untuk mengatur volume dan kualitas suara pada tiap – tiap track. Kita bisa memilih preset yang ada sesuai dengan kebutuhan pada suara rekaman yang kita ambil.

Screenshot Menu Pada Efek Multiband Compressor di Adobe Audition

Setelah itu, aku juga menggunakan multiband compressor untuk menyeimbangkan suara keseluruhan pada master track.

Screenshot Tabel Standard Volume Pada Track Suara Sound Design

Ditahap ini, ada beberapa standard volume yang dapat kita atur pada tiap – tiap track, seperti -15 sampai -12 dB pada track dialog, -30 sampai – 60 dB pada track ambience sound, -20 sampai – 10 dB pada track sound effects atau foley, serta -15 sampai -40 dB pada track suara musik.

8. Review dan Mixdown

Image by Free-Photos from Pixabay

Setelah suara selesai diedit, kita dapat mengambil waktu istirahat beberapa hari untuk menenangkan pikiran. Setelah itu, kita dapat melakukan review keseluruhan suara bersama sutradara. Lakukan perbaikan pada suara rekaman yang masih ada kesalahan agar sesuai dengan visi sutradara.

Menu Mixdown Pada Adobe Audition

Setelah direview, kita dapat menyatukan seluruh audio atau melakukan mixdown lalu mengexport kembali pada timeline software offline editing yang kita pakai sebelumnya seperti Final Cut Pro untuk digabungkan pada timeline footage yang telah tersusun.

Semoga informasi tentang proses sound design pada Adobe Audition ini dapat bermanfaat ya! Tulis cara kalian melakukan sound design pada film kalian dikolom komentar yang ada dibawah ya!

Foto Lokasi Dalam Film Pendek Voice Potion for My Mother oleh Cinestars Film

Dan minggu depan, kita juga bersama – sama belajar tentang Tips Mmilih Lokasi Pada Filmmaking. Disini kita akan belajar tentang cara yang dapat dilakukan untuk melakukan location scouting dan pemilihan lokasi yang cocok untuk dijadikan set disaat produksi. Jadi terus stay tune dan jangan lupa subscribe ya! Terus berkreasi, berbagi dan belajar bersama! See you guys!

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
William Sanjaya

William Sanjaya

Freelance Filmmaker and Photographer based in Surabaya.

Leave a Reply