You are currently viewing Ketika Salah Satu Crew Atau Aktor Pingsan Disaat Shooting: A True Story

Ketika Salah Satu Crew Atau Aktor Pingsan Disaat Shooting: A True Story

Ketika Salah Satu Crew Atau Aktor Pingsan Disaat Shooting: A True Story

Disaat kita mengerjakan proyek komersial, ada salah satu dari crew yang tiba – tiba lemas, lalu pingsan. Singkat cerita, kita istirahat sebentar, namun akhirnya kita memutuskan menunda proyek tersebut. Ada beberapa hal yang aku pelajari dari pengalaman tersebut:

1. Siapkan Asuransi Dari Awal

01 - Clipboard With Pen Near Mini Cardboard House Photo by bongkarn thanyakij from Pexels

Clipboard With Pen Near Mini Cardboard House Photo by bongkarn thanyakij from Pexels

Mungkin di Indonesia tidak semua crew dalam proyek film menjalani asuransi, apalagi low-budget filmmaker. Namun kita bisa menanyakan crew atau aktor pada saat Pre-Production Meeting tentang asuransi jiwa yang mereka miliki. Hampir seluruh warga Indonesia telah memiliki BPJS, walaupun bukan asuransi dari luar, namun asuransi BPJS cukup bagi filmmaker dengan budget rendah untuk memastikan apabila ada sesuatu yang tidak diharapkan terjadi pada saat produksi.

2. Buat Surat Perjanjian Kerja Dengan Syarat Tertentu

Agreement Blur business Close Up Photo by Pixabay on Pexels

Disaat awal mula aku merekrut crew, aku akan menjelaskan jadwal serta ketersediaannya dalam mengikuti aturan – aturan yang ada, sesuai dengan surat perjanjian kerja lepas yang telah aku buat. Aku juga mencantumkan beberapa kondisi tertentu bahwa, apabila terjadi sesuatu atau hal – hal yang tidak diharapkan saat shooting, crew atau aktor harus menjalani penanganan dengan asuransi yang dimiliki, sehingga tidak ada kesalah pahaman pada saat terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Download Contoh Surat Perjanjian Kerja disini.

3. Cek Kondisi Crew Atau Aktor Sebelum Shooting

Ambulance Architecture Building Business Photo by Pixabay on Pexels

Disaat latihan bersama aktor atau meeting bersama crew, aku sering mengingatkan mereka untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental sebelum shooting. Aku juga menyediakan obat – obatan, kotak P3K dan daftar rumah sakit yang ada di dekat lokasi shooting untuk berjaga – jaga. Selain itu, aku juga memberikan jadwal sarapan pagi, siang dan sarapan setelah shooting sehingga crew dan aktor dapat menjalani shooting dengan kondisi maksimal.

Dalam proyek apapun, aku belajar untuk percaya pada setiap usaha yang telah dilakukan crew dan aktor. Mereka yang memiliki attitude baik pasti mempersiapkan semuanya dengan baik. Terus berkreasi, berbagi dan belajar bersama ya! Terima kasih.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
William Sanjaya

William Sanjaya

Freelance Filmmaker and Photographer based in Surabaya.

Leave a Reply

admin

Filmmaker based in Surabaya.

Leave a Reply