You are currently viewing Ketika Melihat Karya Orang Lain Lebih Bagus Dari Karyamu

Ketika Melihat Karya Orang Lain Lebih Bagus Dari Karyamu

Ketika Melihat Karya Orang Lain Lebih Bagus Dari Karyamu

Disaat istirahat, aku sempat melihat karya beberapa videografer dan filmmaker – filmmaker terkenal yang ada di sosial media. Selain merasa kagum, ada rasa intimidasi dan iri hati yang kadang membuatku malas untuk terus berkarya. Namun dari situ aku belajar beberapa pelajaran berharga yang membuatku bangkit:

1. Miliki Pikiran Positif: Belajar Dari orang Lain

01 - Shallow Focus Photography of Man Wearing Red Polo Shirt Photo by Nathan Cowley from Pexels

Shallow Focus Photography of Man Wearing Red Polo Shirt Photo by Nathan Cowley from Pexels

Ketika aku mencoba untuk mengubah perspektif pikiran saat melihat karya – karya yang lebih bagus, aku merasa bahwa mereka yang telah membuat karya – karya masterpiece juga bermula dari pengalaman – pengalaman yang membuat mereka terlatih. Dari situ aku belajar untuk terus belajar dan berlatih, karena disetiap karya yang aku buat merupakan pengalaman – pengalaman berharga yang membuatku menjadi lebih baik.

2. Jangan Iri Hari

Man Holding Camera and Woman Playing Violin Photo by Kyle Loftus from Pexels

Ketika ada perasaan bahwa karyaku lebih buruk, aku mencoba untuk menenangkan diri dan melihat dari sudut pandang yang berbeda, bahwa mungkin apa yang aku lihat merupakan karya dari orang yang ahli dalam bidang editing, sinematografi atau producing. Namun aku lebih menyukai bidang directing, screenwriting atau cinematgraphy yang memiliki gaya berbeda. Setiap orang memiliki skill masing – masing yang unik dan berbeda, dari keunikan itu terpancar keindahan yang authentic ketika kita tidak mencoba untuk menyamakan dengan karya orang lain.

3. Terus Fokus Pada Proyekmu

Man and Woman Dancing Photo by Candid Shots from Pexels

Ketika aku melihat sesuatu yang membuatku iri, hal – hal negatif yang masuk di pikiranku dapat merusak fokus dan rencana – rencana untuk melanjutkan apa yang ada didepanku. Aku belajar untuk mengatur apa yang masuk dalam pikiranku, membuang hal – hal negatif, diskriminasi yang membuatku down, lalu aku belajar untuk memenuhi pikiranku dengan energi yang positif. Ketika aku menjaga pikiranku, aku dapat fokus dan menyalurkan energi kepercayaan diriku untuk berkarya dengan sepenuh hati. Aku selalu mengucapkan “I am the master of my mind, the captain of my soul”.

4. Belajar Dari Hal Kecil

Person Holding White Stylus Photo by Jess Bailey Designs from Pexels

Ketika aku mencoba untuk mengerjakan proyek yang terlihat rumit. Aku cenderung binggung dan kadang – kadang tidak mau melanjutkan project tersebut karena terlalu berat. Malahan, kadang aku bisa bermain sosial media atau meninggalkan tanggungjawabku, yang seringkali disebut burn out.

Tapi ketika aku belajar untuk membreakdown setiap tugas yang ada, aku belajar bahwa semuanya terasa mudah dan ringan ketika hal – hal yang aku kerjakan itu step-by-steo. Semua bermula dari hal kecil sehingga dapat menjadi hal besar.

Apapun yang kita kerjakan, ketika kita percaya dan tidak membandingkan dengan orang lain. Maka akan terpancar keunikan yang ada pada diri kita yang dapat menarik perhatian orang lain.

Terus berkreasi, berbagi dan belajar bersama! Terima kasih.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
William Sanjaya

William Sanjaya

Freelance Filmmaker and Photographer based in Surabaya.

Leave a Reply

admin

Filmmaker based in Surabaya.

Leave a Reply