Jenis Dan Fungsi Alat Penyimpanan Data Pada Filmmaking

Alat penyimpanan data untuk materi – materi kebutuhan filmmaking itu ada beberapa jenis, seperti Hardisk Drive (HDD), Solid State Drive (SSD), Cloud Storage dan Server-Based Storage. Ada kegunaan yang perlu kita ketahui sebelum kita memutuskan untuk membeli atau menggunakan storage sesuai kebutuhan filmmaking kita:

1. Hardisk Drive (HDD)

01 - Seagate HDD Picture

Seagate HDD Picture by https://www.seagate.com/files/www-content/about/newsroom/media-kits/_shared/backup-plus-images/bup-portable-black-left-high-reso-3000×3000.jpg

Hardisk Drive (HDD) memiliki kapasitas yang bervariasi dari 1 – 12 TB. Harga Hardisk Drive cenderung murah, namun kecepatan transfer filenya sekitar 70 MB per second dimana Hardisk Drive kita akan membutuhkan waktu yang lama apabila mentransfer file besar menggunakan Hardisk Drive.

Screenshot Final Cut Pro Dalam Proses Post-Production oleh Cinestars Film

Hardisk Drive dapat digunakan untuk membackup dan mengediting materi – materi atau footage dengan codec ringan seperti H.264 atau codec ringan lainnya. Namun apabila digunakan untuk editing pada footage RAW yang memiliki kapasitas besar, Hardisk Drive akan memakan waktu yang lama apabila digunakan untuk editing. Hardisk Drive cocok digunakan untuk filmmaker pemula atau low-budget filmmaker yang ingin menyimpan data atau melakukan editing pada footage dengan codec ringan.

2. Solid State Drive (SSD)

Samsung SSD Image by https://news.samsung.com/medialibrary/global/photo/12164/search/SSD?&page=3

Solid State Drive (SSD) memiliki kapasitas sekitar 500 MB sampai dengan 2 TB. kecepatan yang dihasilkan cukup cepat, biasanya sekitar 500 MB per second. Namun harga SSD biasanya 2 sampai 5 kali lipat lebih mahal daripada Hardisk Drive (HDD).

Screenshot Kecepatan SSD oleh Blackmagic Disk Speed Test

SSD lebih cocok digunakan untuk kebutuhan editing pada proses post-production karena kecepatan yang dihasilkan.

3. Cloud Storage

Icon Google drive dan Backblaze

Cloud Storage memiliki kapasitas yang bervariasi dari puluhan Terabyte hingga unlimited, tergantung pada paket yang ditawarkan pada setiap hostnya. Cloud Storage dapat digunakan untuk membackup file yang sedang maupun yang tidak terpakai untuk mengurangi kapasitas Hardisk (SSD) atau Solid State Drive (SSD).

Screenshot Website Backblaze oleh Backblaze

Harga Cloud Storage ini bermacam – macam, tergantung pada host yang menyediakan, namun ada beberapa host yang menawarkan paket cloud storage dengan harga terjangkau seperti Google Drive dan Backblaze. Namun sebelum memastikan untuk menggunakan cloud storage, kita perlu memastikan kalau kecepatan upload internet kita memadai agar tidak memakan waktu lama untuk mengupload materi – materi pada proyek film kita.

4. Server-Based Storage

Bandwidth Close-Up Computer Connection Photo by Panumas Nikhomkhai from Pexels

Dan yang terakhir adalah Server-Based Storage. Server-Based Storage memiliki kapasitas dan kecepatan yang besar karena kualitas dan jumlah alat penyimpanannya yang melingkupi ruangan yang besar. 

Photo of Women Using Laptops Photo by Andrew Neel from Pexels

Server-Based Storage biasanya digunakan untuk kebutuhan produksi film maupun komersial dengan budget besar di sebuah post house. Server-Based Storage ini biasanya digunakan oleh editor dan animator pada saat proses paska produksi yang meliputi proses seperti offline dan online editing, compositing, motion graphic editing, matter painting, sound design, 3D animation editing dan proses paska produksi lainnya.

Semoga informasi tentang Jenis dan Fungsi Penyimpanan Data pada Filmmaking ini dapat bermanfaat ya! Tulis penyimpanan data yang kalian gunakan untuk kebutuhan filmmaking kalian dikolom komentar yang ada dibawah ya!

Man Taking A Video Of A Woman Carrying A Violin Photo by Kyle Loftus from Pexels

Dan minggu depan, kita juga akan bersama – sama belajar tentang Tips Kuliah Dan Bekerja Sebagai Videografer dimana aku akan menceritakan pengalamanku saat kuliah sambil bekerja sebagai videografer untuk mendapatkan penghasilan. Jadi terus stay tune dan jangan lupa subscribe ya! Terus berkreasi, berbagi dan belajar bersama! See you guys!

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
William Sanjaya

William Sanjaya

Freelance Filmmaker and Photographer based in Surabaya.

Leave a Reply