Cara – Cara Merekam Dialog Pada Film Pendek

Dialog merupakan salah satu bagian penting dari suara pada film. Terkadang, disaat pengambilan suara, terjadi banyak hambatan yang tidak kita inginkan, seperti suara noise, suara musik dangdut dan suara – suara lainnya yang tidak kamu inginkan. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan untuk memperbaiki dialogmu:

1. Rekam dengan Jarak Yang Sesuai Dengan Jarak Antara Kamera dan Aktor Pada Adegan Film

man-in-black-crew-neck-t-shirt-wearing-black-headphones-3990842

Photo by Brett Sayles from Pexels

Pastikan melakukan recording dengan jarak bicara yang sesuai dengan jarak antara aktor dan kamera pada adegan film. Jarak suara yang sesuai dengan shot juga dapat membuat filmmu lebih realistis karena sesuai dengan set atau latar pada adegan.

2. Rekam Dengan Software Non-Linear Editing Secara Praktis

Menu Voice Record Pada Software Non-Linear Editing: Final Cut Pro

Bagi kalian yang masih belajar tentang sound design, kalian bisa menggunakan beberapa program non-linear video editing seperti Final Cut Pro atau Premiere Pro memiliki fitur voice recorder yang bisa kalian gunakan untuk dubbing bersama aktor. Fitur voice recorder juga dapat digunakan sambil melihat clip pada timeline.

Sound Effects Pada Software Final Cut Pro

Selain itu, program non-linear editing seperti Final Cut Pro atau Premiere Pro juga sudah dilengkapi dengan fitur yang dapat memberikan efek untuk pengeditan suara, seperti noise reduction, reverb, equalizer (EQ), dan efek suara lainnya yang membantu kalian mixing dan mastering secara instan.

3. Rekam Dengan Software Digital Audio Workstation (DAW)

Program Digital Audio Workstation: Adobe Audition

Selain program non-linear video editing, kamu juga bisa menggunakan program yang dikhususkan untuk mengedit suara untuk keperluan sound design atau music production. Software Digital Audio Workstatiin (DAW) yang biasanya digunakan yaitu Pro Tools, Adobe Audition dan program program Digital Audio Workstation (DAW) lainnya.

Efek Suara Equalizer Pada Adobe Audition

Program Digital Audio Workstation (DAW) memiliki fitur – fitur yang dikhusus untuk melakukan sound design yang lebih lengkap, seperti fitur efek – efek suara beserta plug-ins yang lebih banyak, timeline dan workspace yang dikhususkan untuk sound design. Software DAW ini cocok bagi kalian yang ingin belajar sound design pada film.

4. Lakukan Mixing dan Mastering

Noise Reduction Pada Adobe Audition

Selain melakukan pengambilan suara ulang, kalian juga melakukan banyak hal pada proses mixing, seperti mengatur dan menambahkan efek suara, dan memastikan kualitas pada tiap – tiap suara. Selain itu, kita juga perlu menghilangkan noise atau suara yang tidak diinginkan.

Efek Suara Auto Heal Pada Adobe Audition

Kalian bisa menggunakan berbagai macam cara, salah satunya seperti Healing Brush Tools pada software Adobe Audition yang dapat menghilangkan suara – suara menggangu yang muncul sesekali, seperti suara tokek dimalam hari, suara motor jarak jauh, suara teriakan orang yang tidak diinginkan, dan suara lainnya. 

Track Suara Pada Adobe Audition

Langkah terakhir setelah mixing yaitu mastering. Pada tahap mastering ini, kita perlu mengatur volume dan menambahkan efek suara tertentu pada suara rekaman dialog agar suara dapat didengar dengan jelas.

5. Backup Setiap Take dan File Suara Untuk Filmmu

Backup Suara Dengan Cara Merekam Suara Berkali – Kali Dan Bervariasi, Vectors Designed by Freepik

Setelah kalian melakukan sound design, pastikan kalian melakukan backup pada setiap take vocal yang telah diambil. Kalian bisa melakukannya dengan cara melakukan variasi take vocal untuk cadangan, seperti suara dengan jarak yang bervariasi, suara desahan, suara nafas, alternatif dialog, dan suara lainnya.

Backup File Suara Untuk Menghindari File Yang Hilang Atau Tertumpuk, Vectors Designed by Freepik

Selain itu, kita juga perlu menyimpan atau mengcopy semua file suara yang sudah direkam. Proses backup pada seluruh file rekaman ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan revisi dan memastikan tidak ada rekaman yang hilang.

6. Review Ulang Hasil Akhirmu

Melakukan Istirahat Sesaat Sebelum Melakukan Review Untuk Menenangkan Pikiran, Vectors Designed by Freepik

Ketika kalian memiliki waktu lebih untuk mengedit suara, pastikan kalian mengambil beberapa hari untuk istirahat dan kembali melakukan review ulang dari editan sound design yang telah selesai. Jangan menyerah dan putus asa apabila kalian memiliki banyak kesalahan yang tiba – tiba muncul. Atur ulang rekaman suara dan panggil rekan tim produksimu untuk melakukan review bersama – sama sampai hasil suara filmmu menyatu dengan elemen film sehingga penonton tidak memperhatikan kesalahan suara pada film yang telah dibuat.

Photo by Fox from Pexels

Semoga informasi tentang dubbing atau Automate Dialog Replacement (ADR) dapat bermanfaat ya! Tulis pengalaman proses dubbingmu pada saat proses paska produksi dikolom bawah ya!

Minggu depan, kita akan bersama – sama belajar tentang bagaimana kalian dapat memanfaatkan waktu luang dirumah saat wabah corona agar lebih produktif sebagai filmmaker. Terus berkreasi, berbagi dan belajar bersama ya! Terima kasih!

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest
William Sanjaya

William Sanjaya

Freelance Filmmaker and Photographer based in Surabaya.

Leave a Reply